Kapan saya mengunakan mode manual dan aperture priority (A/Av)

Standar

sunrise

Mode manual adalah mode yang paling fleksibel untuk merealisasikan efek kreatif fotografi yang dikehendaki. Di mode manual, kita bisa mengendalikan exposure yaitu bukaan lensa, shutter speed, ISO dan pengaturan lainnya. Lalu, kapan mode manual itu cocok untuk dipakai?

Biasanya mengunakan mode manual saat memotret pemandangan sunset dan sunrise. Kamera dipasang ditripod dan diatur kecerahan dengan mengatur shutter speed, sedangkan bukaan dan ISO diatur supaya tetap. Misalnya f/16 dan ISO 100.

Dalam meliput kegiatan indoor (misal pernikahan dalam gedung) yang cahaya ruangannya konstan/tidak berubah, bisa mengunakan mode manual. Karena cahaya konstan dan tinggal mengatur exposure yang diinginkan dan memotret tanpa kuatir terang gelap foto berubah-ubah.

Memotret momen yang tepat

Standar

rusa

Momen yang tepat dalam memotret sulit dideskripsikan, tapi bisa dirasakan atau dilihat. Dalam memotret ada momen dan komposisi yang paling baik untuk menceritakan sebuah peristiwa.

Dalam memotret ada 2 hal yang penting:

  • Pentingnya menangkap momen yang penting (klimaks) dari sebuah aksi
  • Komposisi (posisi/susunan elemen-elemen foto dan latar belakang)  harus harmonis dan cocok untuk ceritanya

Jadi tidak mudah memotret karena selain momennya harus tepat, komposisinya harus cocok. Atau sebaliknya, gak cukup hanya komposisi yang cocok, tapi momennya juga harus pas. Untuk meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan momen yang bagus, kita harus selalu siap dengan kamera dan lensa, sabar menunggu dan mengaktifkan fungsi foto berturut-turut. Cara populer lainnya yaitu mencari latar belakang yang menarik terlebih dahulu, dan menunggu sampai ada subjek menarik yang lewat.

Belajar fotografi pakai kamera DSLR pemula

Standar

d5

Sering kita bingung sebaiknya pemula yang hobi fotografi sebaiknya membeli kamera DSLR pemula atau yang canggih sekalian? Saya rasa membeli kamera untuk pemula terlebih dahulu meskipun kita memiliki dana yang cukup untuk kamera yang lebih canggih. Alasan dari pembeli yang ingin membeli kamera yang canggih biasanya karena tidak mau ganti-ganti kamera di masa depan, tapi teknologi kamera terus berkembang, upgrade kamera di masa depan tidak terelakkan, namun, bagaimana kita bisa tahu bahwa kamera canggih sasaran kita akan memenuhi kebutuhan fotografi kita?
Biasanya, calon pembeli peduli dengan kualitas gambar yang dihasilkan. Kamera canggih dianggap dapat membuat foto dengan kualitas yang lebih bagus. Sebenarnya, jika dikaji dari kualitas gambar, perbedaan antara kamera DSLR pemula dengan kamera canggih yang memiliki ukuran sensor gambar yang sama tidak berbeda atau tidak jauh bedanya.

Read the rest of this entry

Sekilas Tentang Dirimu…

Standar
Hmmm… Udara semakin tidak bersahabat akhir-akhir ini. Angin begitu kencang hingga sering membuat rambutku berantakan. Aku buka playlist musik Ipank yang ada di Soner-ku. Kurebahkan tubuhku dan terdengar lagu yang sering aku putar setiap beranjak tidur. Akupun ikut larut dan bernyanyi.

Sekilas tentang dirimu
Yang lama ku nanti
Memikat hatiku
Jumpamu pertama kali

Itulah sekilas lirik lagu yang buat aku terlelap tidur, tetapi malam ini aneh tidak seperti biasanya. Sepertinya aku sudah menemukan sesuatu yang baru yang akan ku sanjung dalam setiap hari-hariku sekarang(kuharap selamanya), yang akan ku tulis dengan penuh kegembiraan, kebahagian, kelembutan, juga dengan kembang api yang berpesta menyala-nyala di tengah malam sunyi. Sesuatu itu adalah hidungmu, rambutmu, tuturmu, handphonemu, dirimu, wajahmu, kacamatamu, mimpimu, manja mu, sepatumu, bajumu, senyumanmu, cara jalanmu, tas kerjamu, bahkan caramu berbicara yang tanpa keburu-buruan. Hahaha…
Yang jelas semuanya.
Tak terkecuali !😀

Jujur, bila kau bertanya seberapa penting nya kau buat ku, aku tak bisa menterjemahkan nya, karna bagaimana aku mencintai wajah dan keseluruhan dirimu, adalah saat aku membayangkan dirimu(lagi) dan di titik itulah aku akan berhayal apa saja tentang dirimu(lagi). Mungkin aku akan berhayal tentang kupu-kupu yang menari-nari di bibir mu, atau tentang bunga-bunga harum yang menempel padamu, juga tentang suatu tempat yang masih dirahasiakan keberadaan nya, yang disanalah kita akan merajut detak waktu menjadi kain pengharapan. Kita, berdua, merangkai mimpi, selamanya, tak terbantah🙂

Saat aku merasa sepi di jam 2 pagi, aku menulis rambut mu. Saat aku mulai bingung dengan kehidupan ku, aku menulis jari kecil mu. Saat aku mulai rindu pada Tuhan, aku menulis sujud-sujud mu. Dan saat ada hujan turun di akhir senja yang ungu, aku akan menulis tentang bagitu indahnya kau yang tanpa kerudung dan kacamata mu. :-*

I can’t smile without U ^_^

I Sure Miss U a Lot

Standar

Aku termangu menatap laptopku yang menyala sejak tadi. Layarnya hanya itu, hanya program corel yang kutampilkan. Namun tetap saja aku menatapnya. Bukan, bukan menatapnya. Mataku memang menatap laptopku yang hanya menampilkan desain cover majalah yang belum kelar, namun pikiranku mengembara entah kemana.

Aku mencoba untuk konsentrasi lagi. Namun lagi-lagi kehilangan konsentrasiku. Menatap dan terus menatap. Namun pikiranku tetap tak fokus. Padahal ada beberapa desain yang dipesan temen untuk tugas akhir yang harus aku selesaikan dari kemaren-kemaren. Namun jemariku hanya terdiam diatas mouse dan keyboard laptop.

Bukan tak ada ide yang ingin ku desain. Sejak kemarin ide-ide itu terus bersliweran di dalam pikiranku. Namun belum ada satupun yang mampu kutuangkan dalam desain. Bukan, bukan tak bisa menggambarkannya dalam desain. Namun saat ini pikiranku sedang tak ada disini.

Lagi-lagi sosok itu memenuhi pikiranku. Membuyarkan konsentrasiku. Sudah beberapa bulan ini aku dia selalu ada di pikiranku. hmm…dia begitu fresh dan buat aku kagum, melihatnya saja membuat aku tersenyum. Entah kemana dia ataukah aku yang entah ada rasa. Namun sejak tadi dialah sumber mengapa pikiranku terbang menerawang. Selalu terbayang dia. Berharap akan bersama dia dikemudian hari.

Ah! Aku rindu dia mungkin…keep smile girl…(ce’or’double u)

Berhentilah Mengeluh

Standar
Pantaskah kita mengeluh? Padahal kita telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah kita berkeluh kesah? Padahal kita telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan kita untuk membenahi segala sesuatunya.

Apakah kita bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab kita? Janganlah kekuatan yang ada pada diri kita, terjungkal karena kita berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati kita. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena kita tidak tahu jawaban dari masalah kita tersebut.

Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kamu. Ambillah sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak kita. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan mulailah ambil langkah baru.

Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding kita. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh. Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani daripada mereka sesali. Jika demikian masihkan kita lebih suka mengeluh daripada menjalani tantangan hidup ini?

waiting to moment . . .

Standar

Hidup memang berawal dari mimpi, dan mimpi itu adalah kamu. Berawal dari sebuah iseng jg ternyata ada yang menarik perhatianku, walaupun dulunya cuma sedikit rasa yang dipadukan sama harapan yang mungkin belum bersinar seperti sekarang ini. aku gak tau juga apa yang akan ku lakukan esok hari. Dan aku juga gak tau kenapa dulu tiba-tiba aku buat desain yang simpel dan semalam sudah jadi kemudian langsung pesan 2 sekaligus buat someone yg tiba-tiba menjadi titik harapan yang tentunya ingin aku buktikan bahwa aku bs merubah yang tadinya mendung akan menjadi cerah.
Sedikit gila emang kl aku ingat pas hari itu,kenapa sewaktu barang pesanan dateng kemudian yang ada dipikiran aku cuma dia?! Tadinya cuma iseng desain tapi malah jadi beneran dan aku kasih langsung ke dia…
Aneh memang kelihatanya, spontanitas yg bener-bener membuat dia tanda tanya besar sama aku. Hari itu benar-benar hari yang penuh tanda tanya. Dilain sisi aku memang membuat desain untuk sosok seorang ibu yang telah membesarkan aku dan mendidik aku hingga saat ini. Desain itu dikirim waktu hari senin, dan malamnya pun aku cek ternyata luar biasa hasilnya, walau simpel tp rasa puas itu selalu buat aku senyum🙂
Nah, disini aku harus ngasih pada moment yang tepat dan hari selasa aku kasih ke dia, dan dia pun merespon dengan tanda tanya besar apa yang ada dalam bungkusan itu. Sedikit lega juga sudah ngasih apa yang aku bikin sendiri dengan hasil yang memuaskan.
Ada cerita lucu juga sewaktu ada kegiatan diluar, dia pernah pesen sebuah buku masakan dan terserah diambilkan buku masakan apa aja yang penting dibelikan. awalnya sih niatnya cuma bercanda tp memang aku sengaja kasih surprise buat dia dan berhasil jg. Dan sekarang tinggal menunggu moment yang tepat untuk membuat senyuman kecil diwajahnya.

Always be there…